Rabu, 04 Oktober 2017

Ada Apa dengan Koperasi Telekomunikasi Seluler(KISEL)???

Koperasi Telekomunikasi Seluler(KISEL)

Abstrak

  Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis sebuah Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) dan untuk mengetahui apa yang sudah terjadi pada Koperai ini. Data yang terkumpul adalah data sekunder diperoleh dari penelitian secara  tidak langsung melalui media perantara (perpustakaan dan menjelajah internet). Menurut analisis saya, hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) yang secara umum bergerak di bidang penyedia jasa Sales and Distribution Channel (Penjualan dan Distribusi), General Service (Layanan Umum), dan Telco Infrastructure (Layanan Infrastruktur Telekomunikasi) ini berada pada zona normal karena sudah memiliki kinerja yang baik berkat semangat yang diusung, peningkatan profesionalisme dan pengontrolan proses bisnis.


BAB I

1. Pengertian Koperasi Secara Umum

  Menurut analisis saya Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) sudah sesuai dengan  Undang – Undang Dasar Koperasi Nomer 25 Tahun 1992 “Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang yang melandaskan kegiatanya berdasarkan atas azas kekeluargaan”. Karena selain sebagai badan usaha yang mendapatkan laba, koperasi ini mengambil segala keputusan berdasarkan musyawarah dan mufakat dilandasi dengan jiwa kekeluargaan.
  Menurut saya Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) sudah sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomer 27 “Koperasi adalah badan usaha yang menggorganisasir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip – prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat kerja pada umumnya”. Dengan demikian maka koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional. Karena salah satu tujuan didalam Koperasi Tersebut adalah sebagai entity support kebutuhan internal Telkomsel terutama untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia.

2. Konsep Koperasi

  Apa sih konsep yang dipakai dalam Koperasi ini? yang sudah kita ketahui pada dasarnya konsep koperasi dibagi atas 3 macam, yaitu : Konsep Koperasi Barat, Konsep Koperasi Sosialis, dan Konsep Koperasi Negara Berkembang. Menurut analisis saya Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) menggunakan Konsep Koperasi Barat yang menjelaskan "Koperasi adalah organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang – orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbale balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi". Karena jelas didalam beberapa misi Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) akan menciptakan kesejahteraan bagi para anggota yang berkesinambungan dan mengelola Kisel dan unit usaha secara profesional dengan menerapkan prinsip "Good Corporate Governance".


3. Aliran Koperasi

  Secara umum aliran koperasi yang dianut oleh berbagai negara di dunia dapat dikelompokan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam system perekonomian dan hubungannya dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran: Aliran Yardstick, Aliran Sosialis, dan Aliran Persemakmuran (Commonwealth).
  Menurut analisis saya aliran yang dipakai dalam Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) adalah Aliran Persemakmuran (Commonwealth) dikarenakan Koperasi tersebut sangat mengutamakan untuk lebih tanggap dalam melayani anggotanya (meningkatkan kesejahteraan) dan melayani pasar (ekspansi pasar). Adapun ciri-ciri Aliran Persemakmuran (Commonwealth) sebagai berikut :
1. Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
2. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat.
3. Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (Partnership). Pemerintah sangat berperan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang stabil bagi koperasi.
Sejalan dengan perkembangan industri telekomunikasi dan lingkungan industri ini, Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL) terus dikembangkan menjadi pendukung yang handal bagi tumbuh dan berkembangnya industri telekomunikasi.

4. Sejarah Penting

  Apa sih sejarah penting yang ada di Kisel dari awal tahun 1996 sampai 2017?
Oke disini saya sudah menemukan beberapa sejarah penting diantaranya sebagai berikut:
1996
1. Pendirian Kisel pada 23 Oktober 1996
2. 14 Koperasi Telkomsel Regional yang berbadan hukum
2001
1. Penggabungan 14 Koperasi menjadi 1 Badan Hukum, yaitu Kisel
2. Memiliki 9 Kantor Wilayah
2010
1. Memiliki 10 Kantor Wilayah
2013
1. The Best National Contributor for Telkomsel
2. The Best Growth Outlet Register for Telkomsel
2014
1. Peringkat 128 Dunia versi ICA (International Cooperative Alliance) Tahun 2014
2. 4th Best Contributor for Telkomsel
3. 1st Best Area Performance by Area Jabotabek Jabar for Telkomsel
2015
1. Penghargaan kategori Volume Usaha Terbesar 100 Koperasi Besar di Indonesia oleh Majalah Peluang
2. Peringkat 1 (satu) kategori koperasi karyawan seluruh Indonesia versi majalah Peluang
3. Kunjungan Menteri Koperasi dan UKM RI
4. Memiliki 11 Kantor Wilayah
5. Memiliki 42 Kantor Cabang
6. Memiliki 1.077 Karyawan
2017
1. Penghargaan Kementerian PPN/ Bappenas sebagai Koperasi Penggerak Pembangunan kategori "Koperasi Membangun Infrastruktur"

5. Sejarah Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL)

  Pada dasarnya sejarah tiap koperasi tentu saja berbeda satu dengan yang lainnya. Termasuk sejarah dalam Koperasi Telekomunikasi Seluler (KISEL). Kisel ini sendiri didirikan pada tanggal 23 Oktober 1996. Pada tahun 2001, Kisel melakukan konsolidasi menjadi 9 Wilayah, yaitu Sumbagut, Sumbagsel, Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Balinusra, Kalimantan, dan Sumalirja. Akhir tahun 2010, wilayah kerja Kisel semakin bertambah menjadi 10 Wilayah dengan dibentuknya Kisel Sumbagteng. Seiring dengan perkembangan bisnis, pada akhir tahun 2015, wilayah Sumalirja diputuskan untuk dipecah menjadi dua wilayah, yaitu Wilayah Sulawesi dan Wilayah Papua Maluku (Puma), sehingga pada saat ini Kisel telah memiliki 11 Kantor Wilayah dan 54 Kantor Layanan yang tersebar dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam hingga Papua, serta memiliki 4.182 anggota di seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari Karyawan PT Telkomsel.
  Dengan 11 Kantor Wilayah Secara umum, bisnis Sales and Distribution Channel meliputi bisnis penyediaan layanan sales dan distribusi produk-produk industri Telco sampai ke seluruh pelosok nusantara. Perkembangan dan kecepatan pertumbuhan pelanggan PT Telkomsel pada tahun 2000 hingga tahun 2010, mendorong Kisel untuk memperluas ruang lingkup usaha. Oleh karena itu, mulai tahun 2010 telah dilakukan transformasi untuk mengembangkan Kisel melalui berbagai inisiatif.
  Melalui pengembangan dan inovasi bisnis serta kerja keras semua elemen Kisel, telah menghasilkan prestasi dan pencapaian yang luar biasa untuk ukuran sebuah koperasi. Salah satunya adalah berhasil mengumpulkan revenue atau omset mencapai sekitar 4,9 Triliun Rupiah untuk tahun 2015.
  Dalam perjalanannya ada beberapa hal signifikan yang telah dicapai, antara lain sebagai salah satu Authorized Dealer tingkat Nasional, berperan dalam ikut menggelar program besar di Indonesia seperti USO, menjadi Official Partner untuk beberapa perusahaan Telkom Group secara Nasional, dan lain sebagainya.

Cukup sekian analisis tentang Koperasi Telekomunikasi Seluler(KISEL) dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf. Terima kasih bagi para pembaca...semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua^^


Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bussiness English 2

Final Meeting, Test Assignment 1. Participles as adjectives  Member 1 by Aminurlaila (20216709) -Interested She's interested in ani...